Niat Hati Ingin Damai, Pemuda di Kota Lama Jadi Korban Pengeroyokan dan Pembacokan

KENDARI, SULTRAKUNEWS.COM – Nasib naas menimpa seorang pemuda bernama Edo. Menjadi korban salah sasaran, Edo mengalami luka parah akibat diserang secara brutal oleh sekelompok geng remaja di kawasan Kota Lama.

✓ Chronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya bermaksud untuk menyelesaiakan masalah secara damai. Namun, situasi mendadak mencekam ketika dua orang pemuda tak dikenal datang dan langsung melontarkan tembakan busur sebanyak dua kali ke arah kerumunan.
Meski bidikan busur tersebut tidak mengenai siapa pun, letupan serangan mendadak itu memicu kepanikan luar biasa. Korban dan teman-temannya pun lari berhamburan untuk menyelamatkan diri.

✓ Upaya Penyelamatan yang Terhalang

Dalam kepanikan tersebut, Edo berusaha lari menuju rumah tantenya yang berada tidak jauh dari lokasi. Sayangnya, pintu rumah tersebut dalam keadaan tertutup rapat. Saat korban berbalik arah untuk kembali melarikan diri, sekelompok pemuda—diperkirakan berjumlah sekitar 10 orang—langsung mengepungnya.

✓ Penyerangan Secara Brutal

Aksi anarki tak terhindarkan saat para pelaku mulai mengayunkan senjata tajam jenis parang ke arah korban. Edo sempat berupaya menepis tebasan awal tersebut. Namun, ketika berusaha kabur kembali, korban tersandung dan terjatuh.

Di saat korban tak berdaya di tanah, para pelaku secara beringas menghantam korban menggunakan balok kayu dan membacoknya secara beruntun. Edo yang menjadi korban salah sasaran akibat rekannya yang melarikan diri ke arahnya kini harus mendapatkan perawatan medis serius akibat luka tebasan yang dialaminya.

✓ Tindak Lanjut

Saat ini, kasus penganiayaan dan pengeroyokan berat tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Polisi tengah melakukan penyelidikan mendalam dan mengejar para pelaku yang didominasi oleh remaja/anak muda tersebut.

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait: