Pergeseran Matahari Penyebab Panas extreme Akhir-akhir ini.Berikut Penjelasanya!

Jakarta, 29 Oktober 2025 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa cuaca panas yang melanda beberapa wilayah di Indonesia beberapa hari ini disebabkan oleh pergeseran posisi semu matahari dan kurangnya tutupan awan.

Menurut BMKG, pergeseran posisi semu matahari yang terjadi akibat kemiringan sumbu bumi dan pergerakan bumi mengelilingi matahari menyebabkan sinar matahari jatuh tegak lurus ke permukaan bumi, sehingga meningkatkan suhu udara.

Selain itu, minimnya pertumbuhan awan hujan juga memperparah kondisi panas. Awan Cumulonimbus yang biasanya membawa hujan terbentuk dalam jumlah lebih sedikit karena udara cenderung kering dan kandungan uap air berkurang.

BMKG memprediksi bahwa cuaca panas ini akan terus berlanjut hingga akhir Oktober sebelum hujan mulai meluas pada November dan mencapai puncaknya pada Desember 2025 hingga Februari 2026 ¹.

*Puncak Musim Hujan Diprediksi pada Akhir Tahun*

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan bahwa puncak musim hujan secara nasional akan terjadi mulai akhir tahun, yaitu pada Desember, Januari, dan Februari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan dan menghindari paparan langsung sinar matahari terlalu lama ¹.

Sumber: BMKG
Report: harys

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait: