KENDARI — Sultrakunews.com – Peristiwa banjir kembali melanda wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini, luapan air merendam salah satu kawasan perumahan di Kecamatan Puuwatu pada Sabtu (16/5/2026) malam, memaksa warga setempat bergegas menyelamatkan diri dan barang berharga mereka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir tersebut merendam ratusan rumah warga yang berlokasi di Jalan Mekar Jaya 1, Kelurahan Kadia (dekat SMP Negeri 17 Kendari). Air mulai naik dengan cepat seiring dengan tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Warga Panik dan Berusaha Evakuasi Diri
Kondisi di lokasi pada malam kejadian terpantau cukup genting. Ketinggian air yang terus meningkat membuat ratusan kepala keluarga panik. Dengan peralatan seadanya, warga berusaha mengevakuasi diri, terutama lansia dan anak-anak, ke tempat yang lebih aman.
”Air naiknya cepat sekali malam ini. Kami langsung fokus selamatkan keluarga dulu, baru barang-barang elektronik yang bisa diangkat,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Selain merendam perabotan rumah tangga, genangan air yang cukup tinggi juga membuat kendaraan roda dua maupun roda empat milik warga terjebak dan tidak sempat diselamatkan ke dataran yang lebih tinggi.
Penyebab dan Dampak Banjir
Hingga berita ini diturunkan, berikut adalah rangkuman situasi terkini di lapangan:
Lokasi Terparah:
Kawasan sekitar Jalan Mekar Jaya 1, dekat SMP Negeri 17 Kendari.
Jumlah Terdampak:
Diperkirakan mencapai ratusan rumah warga terendam.
Penyebab Utama:
Curah hujan tinggi yang memicu luapan saluran drainase yang tidak mampu lagi menampung debit air.
Warga berharap pemerintah kota melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari dan tim SAR segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan evakuasi, mendirikan posko pengungsian, serta menyalurkan bantuan logistik yang dibutuhkan malam ini.
_Tim Redaksi terus memantau perkembangan situasi di lokasi untuk memperbarui informasi terkait ketinggian air dan penanganan dari pihak berwenang.
Report (Henky)
Editor (HR)