Viral di Sosmed, Emak-Emak di Kendari Keluhkan Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp 45 Ribu

KENDARI – Sultrakunews – Jagat media sosial di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mendadak dihebohkan oleh aksi viral seorang ibu rumah tangga (emak-emak) yang meluapkan kekesalannya. Aksi protes ini dipicu oleh melonjaknya harga Gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram di wilayah tersebut.

Dalam rekaman video berdurasi singkat yang beredar luas di berbagai platform grup WhatsApp dan Instagram, terlihat wanita tersebut tidak mampu lagi membendung rasa frustrasinya menghadapi situasi ekonomi saat ini.

Dengan nada kecewa, ia mengeluhkan harga gas melon di tingkat pengecer yang kini nilainya dinilai sudah tidak masuk akal. Berdasarkan pengakuannya, harga satu tabung gas subsidi tersebut kini telah menyentuh angka fantastis, yakni Rp 45.000 per tabung.

“Ia mengeluhkan harga gas ‘melon’ di tingkat pengecer yang kini sudah menyentuh angka fantastis, yakni Rp 45.000 per tabung,” kutip pemberitaan dari media lokal Sultrakunews.com

Pemicu Keresahan Warga

Kenaikan harga yang sangat drastis ini tentu berbanding terbalik dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk barang bersubsidi. Bagi masyarakat kecil dan pelaku UMKM, lonjakan harga gas melon hingga tembus Rp 45.000 ini dirasa sangat mencekik dan menambah beban pengeluaran dapur sehari-hari.

Hingga berita ini diturunkan, video tersebut terus mendapat beragam tanggapan dari netizen. Banyak warga Kendari lainnya yang ikut membenarkan kelangkaan dan mahalnya harga gas tersebut, serta berharap pihak berwenang segera turun tangan melakukan sidak ke lapangan demi menertibkan para pengecer yang nakal.

Report ( Henky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait: