Aktivitas Tambang Nikel Kepung Permukiman Warga Torobulu, Janji Tanggung Jawab Perusahaan Dinilai Belum Cukup

​KONAWE SELATAN — Sultrakunews.com – Warga Desa Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan, kini didera kekhawatiran mendalam. Aktivitas penambangan nikel yang beroperasi sangat dekat dengan area permukiman dinilai telah mengancam keselamatan jiwa dan merusak lingkungan sekitar. Meskipun pihak perusahaan telah menyatakan sikap, keresahan warga tidak serta-merta surut.

​Perusahaan Janji Tutup Dua Lubang dan Bertanggung Jawab

​Merespons tuntutan warga, pihak perusahaan akhirnya berkomitmen untuk menutup 2 lubang tambang yang berada di dalam area permukiman. Selain itu, mereka menyatakan siap bertanggung jawab apabila muncul dampak negatif akibat aktivitas penambangan tersebut.

​Namun, bagi warga dan pengamat lingkungan, pernyataan ini justru menjadi bukti kuat bahwa penambangan di wilayah padat penduduk memang benar terjadi, lengkap dengan segala risiko lingkungan dan kesehatan yang menyertainya.

​Ancaman Kesehatan dan Kerusakan di Depan Mata

​Dampak dari aktivitas tambang ini tidak hanya berupa potensi kerugian di masa depan, melainkan sudah mulai dirasakan secara langsung oleh warga.

​Penyakit ISPA: Debu tambang yang beterbangan mengancam kesehatan pernapasan warga. Penyakit seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) memang tidak terjadi seketika, melainkan terakumulasi dan dipengaruhi oleh faktor imun serta usia warga.

​Kerusakan Fisik & Polusi Suara: Di lapangan, warga harus menghadapi kenyataan pahit berupa dinding-dinding rumah yang mulai retak. Ditambah lagi, suara bising dari alat berat yang beroperasi terus-menerus telah mengganggu kenyamanan dan waktu tidur warga.

​”Tanggung jawab dan maaf adalah komitmen akan perbuatan salah. Selanjutnya, Pemerintah tanpa pandang bulu harus menjatuhkan sanksi dan menegakkan hukum.”

​Desakan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
​Meskipun kata maaf dan janji tanggung jawab telah terlontar dari pihak korporasi, hal tersebut dinilai belum cukup untuk memulihkan keadaan. Warga dan berbagai elemen masyarakat mendesak pemerintah untuk segera turun tangan secara tegas.

​Pemerintah diharapkan tidak menutup mata dan bersikap tanpa pandang bulu dalam menjatuhkan sanksi serta menegakkan hukum demi keselamatan masyarakat Torobulu dan kelestarian lingkungan yang kian terancam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait: