Rem Blong di Tambang Konut: Sopir Dump Truck Tewas Usai Lompat dari Kendaraan

Rem Blong di Tambang Konut: Sopir Dump Truck Tewas Usai Lompat dari Kendaraan

KONAWE UTARA – Sultrakunews.com – Kecelakaan kerja maut dilaporkan terjadi di area pertambangan yang dikelola oleh PT Makkuraga Tama Kreasindo (MTK)—kontraktor dari Perusahaan Daerah (Perusda) Konawe Utara (Konut). Peristiwa yang merenggut nyawa seorang pekerja ini terjadi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (1/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tragis tersebut tepatnya berlangsung di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Antam Tbk yang berlokasi di Desa Tapunopaka, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara.
Kronologi Kejadian.

Peristiwa bermula sekitar pukul 11.27 WITA. Korban yang diketahui bernama Taslim, seorang pengemudi (driver) Dump Truck (DT), sedang menjalankan tugas rutinnya mengangkut material bijih nikel (ore).

Rute Hauling: Korban mengemudikan unit DT 832 dari arah front Asaki menuju tempat pembuangan (dumping point) Eto Labengki.

Penyebab Awal: Saat melintasi jalur MHR T.27 menuju dumping point, unit DT 832 yang dikendarai korban mendadak mengalami rem blong.

Tindakan Korban: Dalam situasi darurat tersebut, Taslim mengambil inisiatif spontan untuk menyelamatkan diri dengan cara melompat keluar dari kabin truk yang sedang melaju.

Kondisi Kendaraan: Sementara korban melompat, unit DT tersebut tetap bergerak tanpa kendali hingga akhirnya berhenti total setelah menghantam tanggul dan menabrak pembatas dome stock.

Kondisi Korban

Nahas, tindakan penyelamatan diri tersebut berujung fatal. Nyawa Taslim tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hasil Pemeriksaan Fisik:

Korban mengalami luka parah dan pendarahan hebat pada bagian kepala belakang, serta luka sobekan yang cukup dalam di kaki sebelah kiri akibat benturan saat melompat.

Dugaan sementara, kecelakaan kerja ini murni dipicu oleh kegagalan sistem pengereman (rem blong) pada unit alat berat yang dikendarai oleh korban. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang dan manajemen terkait masih melakukan investigasi lebih lanjut mengenai kelaikan unit dan prosedur keselamatan kerja di area tersebut.

Report: Henky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait: