KENDARI, SULTRAKUNEWS.COM — Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Sulawesi. Kapal Motor (KM) Mahkota Menui yang mengangkut penumpang dan barang dengan rute pelayaran dari Kendari menuju Pulau Menui, dilaporkan karam di perairan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Selasa (14/7/2026) sekira pukul 08.30 WITA.
Kapal yang menjadi salah satu urat nadi transportasi masyarakat kepulauan tersebut diduga mengalami kendala di tengah laut sebelum akhirnya tenggelam di perairan antara Pulau Samarengga dan Pulau Koikoila.
”Informasi sementara yang kami terima, KM Mahkota Menui mengalami kecelakaan dan tenggelam di sekitar Pulau Samarengga dan Pulau Koikoila. Dari Kendari menuju Menui,” ungkap Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, saat memberikan keterangan resmi kepada media, Selasa (14/7/2026).
Sinergi Lintas Batas Basarnas Palu dan Kendari
Meskipun kapal bertolak dari Kendari (Sulawesi Tenggara), lokasi tenggelamnya kapal secara administratif masuk dalam wilayah yurisdiksi kerja Basarnas Palu, Sulawesi Tengah.
Mengetahui hal tersebut, Basarnas Kendari langsung mengambil langkah taktis dengan membuka jalur koordinasi cepat.
”Setelah menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mempercepat penanganan. Langkah ini krusial demi memangkas waktu respons (response time) di lapangan,” jelas Wahyudi.
Pihak Basarnas, TNI AL, Polairud, serta dibantu nelayan setempat kini tengah bersinergi untuk melakukan operasi penyelamatan. Tim SAR gabungan telah diberangkatkan menggunakan alutista air menuju titik koordinat kejadian.
Fokus Utama: Evakuasi dan Pendataan Korban
Hingga saat ini, prioritas utama tim di lapangan adalah menyisir area sekitar Pulau Samarengga untuk menemukan dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal (ABK).
Tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah jarak tempuh dan kondisi cuaca di perairan Morowali yang dikenal fluktuatif. Pihak berwenang juga belum merilis data resmi mengenai jumlah manifes penumpang yang berada di atas kapal.
”Saat ini tim masih menuju lokasi untuk memastikan kondisi seluruh korban serta melakukan pendataan lebih lanjut,” pungkas Wahyudi.
• Situasi Terkini
– Posisi Kejadian: Perairan antara Pulau Samarengga dan Pulau Koikoila, Morowali.
– Waktu Kejadian: Selasa, 14 Juli 2026, pukul 08.30 WITA.
– Status Operasi: Tim SAR sedang dalam perjalanan menuju titik lokasi; posko darurat dan pendataan korban sedang disiapkan.
Masyarakat dan keluarga penumpang diimbau untuk tetap tenang dan menunggu pembaruan informasi resmi dari posko penanganan bencana Basarnas. Informasi mengenai jumlah korban selamat maupun penyebab pasti kecelakaan akan diperbarui secara berkala seiring berjalannya operasi evakuasi.
Report: Henky S.Ars